Kendaraan Dinas Pemda se-Sulut Diminta Gunakan BBM Non-Subsidi

Reporter : | 21 Dec, 2014 - 20:15 WITA

SULUT, (manado24.com) – Kendaraan dinas milik pemerintah daerah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) baik di tingkat pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota, diminta untuk gunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi. Hal itu ditegaskan Gubernur Sulut DR. Sinyo Harry Sarundajang (SHS).

“Sebagaimana arahan Presiden Jokowi di Musremnas baru- baru ini, saya mengharapkan dukungan Bupati/Walikota terkait kebijakan subsidi, terutama kebijakan penghematan volume konsumsi dengan melanjutkan kebijakan agar kendaraan operasional pemda menggunakan BBM non-subsidi,” jelas SHS sapaan familiar Sarundajang.

Alasan lain kata SHS, karena pemerintahan Jokowi/JK telah mengambil kebijakan strategis berupa pengalihan subsidi BBM dari sektor konsumtif ke sektor-sektor produktif, melalui penyesuaian harga BBM bersubsidi.

“Disamping itu, diharapkan senantiasa memberikan dukungan penuh terhadap sejumlah program dan kebijakan pemerintah demi terwujudnya Indonesia menjadi negara maritim yang mandiri, maju dan kuat, dan berbasiskan kepentingan nasional,” tandas SHS.

Ditambahkannya, pemerintah daerah di Sulut juga sangat diharapkan untuk meningkatkan kinerja pencapaian target pembangunan nasional di daerah secara transparan dan akuntabel.

“Termasuk mendorong efisiensi dan efektifitas pelaksanaan pembangunan melalui konsistensi penganggaran pemerintah,” pungkasnya. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on