Pemkab Mitra Tegaskan Organisasi Gafatar Ilegal

Reporter : | 30 Dec, 2014 - 11:28 WITA

RATAHAN, (manado24.com)- Pemkab Minahasa Tenggara (Mitra) melalui Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat menyatakan Organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) ilegal karena tak terdaftar.

Untuk itu, Minggu (28/12/2014)Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas) Mitra memulangkan kelompok tersebut ke daerah Tomohon dari Kelurahan Tosuraya Barat yang menjadi lokasi hunian mereka selama enam bulan terakhir.

”Kami tidak akan kompromi dengan pergerakan organisasi yang tak jelas,” tegas Kepala Badan Kesbangpol Linmas Mitra, Ventje Tamowangkay.

Mereka dibawa ke Tomohon karena sesuai surat yang mereka miliki, tujuannya ke Tomohon, bukan Mitra.

“Keberadaan mereka di daerah Mitra khususnya di Kelurahan Tosuraya Barat sudah ada sejak enam bulan silam. Namun hingga kini mereka tak kunjung melaporkan status dan keberadaannya kepada pemerintah setempat. Artinya keberadaan mereka masih ilegal dan tidak diizinkan bermukim di daerah ini,” tegasnya.

Pihaknya kata dia, akan melakukan tindakan tegas bagi ormas apapun yang berstatus ilegal di daerah Mitra.

“Intinya pemerintah menolak keberadaan organisasi ilegal di daerah ini,” pungkasnya. (ten)

Baca Juga :

1 comment

  1. Seth says:

    Hati-hati jika mengusir orang yang berniat berbuat baik dan menabur benih kebaikan atas nama tuhan.

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on