Kapal Bantuan untuk Kelompok Nelayan Mitra Dinilai tak Layak Digunakan

Reporter : | 16 Jan, 2015 - 09:28 WITA

RATAHAN, (manado24.com) – Kapal bantuan untuk kelompok nelayan berbanrol Rp600 juta di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dinilai tidak layak untuk digunakan melaut. Kondisinya sudah rusak sebelum digunakan.

Hal ini menjadi temuan pihak DPRD Mitra melalui Komisi B saat melakukan kunjungan kerja lapangan di wilayah Kecamatan Belang, Rabu (15/1/2015) kemarin.

“Pembuatan kapal itu asal-asalan dan sangat tidak layak digunakan. Belum ada beban sudah retak, bagimana kalo sudah digunakan untuk melaut,” tegas anggota komisi B Temmy Naray, Kamis (16/1/2015).

Lanjutnya, kapal pancing dengan anggaran Rp 600 juta dan bersumber dari DAK itu, beberapa bagian mulai rusak atau pecah. Ini diakibatkan karena fiber gelas yang digunakan di bagian bawah dan pinggir hanya memiliki ketebalan kurang dari setengah sentimeter.

“Harusnya untuk bagian bawah dan samping, fibernya memiliki ketebalan dua centimeter.  Yang lebih parah lagi, mesin  tidak ada di kapal. Intinya pembuatan kapal tersebut tidak sesuai ,” tukasnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Mitra George Ruata saat dikonfirmasi Kamis (15/1/2015) mengatakan, pihaknya akan menurunkan tim untuk mengecek kapal  tersebut.

”Besok  saya akan turunkan tim untuk mengecek kepada kelompok nelayan dan langsung diinformasikan hasilnya,”kata Ruata. (ten)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on