Warga Tataaran dan Mahasiswa Papua di Unima Sepakat Berdamai

Reporter : | 16 Jan, 2015 - 11:49 WITA

TONDANO, (manado24.com) – Pemprov Sulawesi Utara (Sulut) bersama Pemprov Papua dan Papua Barat, melakukan rekonsiliasi kesepatakan damai antara warga Tataaran Kabupaten Minahasa dan Mahasiswa Papua yang kuliah di Universitas Manado (Unima) yang sempat bentrok Tahun 2014 lalu.

(BACA JUGA: Tawuran Pecah di Tondano, Satu Mahasiswa Tewas)

Rekonsiliasi yang dilaksanakan di halaman Unima, Kamis (15/1/2015) dihadiri Gubernur Sulut DR. Sinyo Harry Sarundajang, Gubernur Papua Lukas Enembe, S.IP,  dan Gubernur Papua Barat yang diwakili Asisten Administrasi, jajaran Forkompimda Sulut, Papua dan Papua Barat, serta para Bupati dan Walikota Provinsi Papua.

Dalam sambutannya, Gubernur Sarundajang mengharapkan kepada para mahasiswa asal Papua dan Papua Barat, agar dapat melaksanakan kuliah dengan baik dan tambah ilmu setinggi-tingginya serta seluas-luasnya.

(BACA JUGA: TNI/Polri Jaga Ketat Lokasi Kerusuhan di Tondano)

“Adik-adik mahasiswa adalah calon pemimpin untuk papua dan papua Barat dan juga calon pemimpin indonesia,” ujar SHS sapaan familiar Sarundajang.

Sementara Gubernur Papua Lukas Enembe, mengatakan agar para adik-adik mahasiswa asal Papua dan Papua Barat, menghindari mabuk-mabukan serta hormati norma-norma dan nilai-nilai budaya termasuk karakter orang Minahasa.

(BACA JUGA: SHS Tugaskan Mewoh dan Ringkuangan Hadiri Pra Rekonsiliasi Kasus Tataaran)

“Sulawesi Utara adalah daerah terbaik untuk menuntut ilmu,” ujar Enembe.

Pada kesempatan itu, Gubernur Enembe memberikan bantuan uang tunai Rp. 400 juta untuk mahasiswa Papua yang menimbah ilmu di Unima, Rp. 100 juta untuk Unima, dan Rp. 200 juta untuk masyarakat Tataaran.

(BACA JUGA: Kapolres Minahasa Gelar Dialog dengan Tokmas Tataaran II)

Hadir di rekonsiliasi kesepakatan damai tersebut, Wakil Ketua TP. PKK Sulut Ny. Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun, Bupati Minahasa Drs. Jantje Wowiling Sajow, Anggota DPD RI asal Sulut Fabian Sarundajang dan Maya Romantir, masyarakat Tataaran, dan mahasiswa asal Papua di Unima. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on