BBM Turun, Warga berharap Harga Kebutuhan Pokok (Juga) Akan Turun

Reporter : | 16 Jan, 2015 - 12:35 WITA

BITUNG, (manado24.com) – Rencana pemerintah menurunkan kembali harga Bahan Bakar Minyak Bersubsidi (BBM) menyusul turunnya harga minyak dunia, di respon positif sejumlah masyarakat. Meski begitu warga juga berharap turunnya harga BBM akan diikuti dengan penurunan harga barang dan kebutuhan pokok.

“Turunnya harga BBM biasanya tidak disertai dengan turunnya harga barang kebutuhan pokok yang ikut naik sejak pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM dari Rp 6500 menjadi Rp 8000, pada akhir November 2014 lalu. Padahal para pedagang beralasan kenaikan terjadi karena BBM naik yang membuat operasional meningkat, ” kata Rita Sambur Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Manembo-nembo.

Ia mencontohkan beras jenis membramo ukuran 50 kg yang harganya meroket tajam pasca kenaikan BBM pada akhir November lalu dari Rp 400.000 kini menjadi Rp 460.000, tidak turun malah cenderung naik pasca pemerintah mengumumkan penurunan harga BBM per 1 Januari 2015. Begitu juga dengan harga barang seperti sabun, gula, telur, daging dan barang kebutuhan pokok setiap hari lainnya yang ikutan naik namun tidak turun sejak pemerintah mengumumkan turunnya harga BBM.

“Nah anehnya giliran BBM turun harga barang tidak turun,” kata Sambur.

Dengan kondisi ini ia berharap pemerintah serius melakukan pengawasan harga jual barang. Atau menginstruksikan kepada para distributor, agen dan pedagang menurunkan harga barang disesuaikan dengan harga BBM saat ini.

“Karena sama saja jika BBM turun harga tidak ikut turun, yang susah adalah warga kecil,” kuncinya.

Sekedar informasi kabarnya, Jumat (16/1) hari ini, pemerintah rencananya akan menurunkan harga BBM bersubsidi dari Rp 7600 menjadi Rp 7000 per liter. Itu artinya di bulan Januari 2015, akan terjadi dua kali penurunan BBM,  setelah pemerintah menurunkan harga BBM bersubsidi pada 1 Januari 2015 dari Rp 8500 menjadi Rp 7600.(lou)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on