Selasa, Pengusulan Pahlawan Nasional Henk Ngantung dan BW Lapian Diseminarkan

Reporter : | 18 Jan, 2015 - 12:37 WITA

Henk Ngantung , BW Lapian, tomohon, Judie J Turambi SH,

BW Lapian

TOMOHON,  (manado24.com) – Bertempat di Aula Rumah Dinas (Rudis) Walikota Tomohon, Selasa (20/01/2015) pukul 10 Wita  akan dilaksanakan Seminar membahas Henk Ngantung dan BW Lapian untuk diperjuangkan menjadi Pahlawan Nasional.

Selain  membahas secara objektif peranan kedua tokoh ini dalam memperjuangkan dan mempertahankan NKRI kata Ketua Panitia Judie J Turambi SH, juga sebagai syarat untuk memperoleh gelar  pahlawan.

Bernard Wilhelm Lapian kelahiran Kawangkoan (30/06/1892) beristrikan Maria Adriana Pangkey asal Tomohon dan menikah (30/05/1928) dan tinggal di Tomohon.

”Dikenal sebagai tokoh tiga zaman dalam perjalanan perjuangan bangsa,” kata Turambi.

Lapian pernah menjadi Akting Gubernur Sulawesi di Makassar, anggota Minahasaraad, Hukum Besar rangkap Walikota Manado, tokoh Peristiwa 14 Februari 1946. Penghargaan yang diterima antara lain Bintang Gerilya, Bintang Mahaputra Pratama. Sementara Hendrik Hermanus Joel ‘Henk’ Ngantung lahir di Bogor (01/03/1921).

Menjabat Gubernur Jakarta (1964-1965) ini dikenal luas sebagai seniman pejuang, yang meliput dan melukis berbagai peristiwa sejarah penting sejak zaman Kolonial Belanda sampai kemerdekaan.

Henk Ngantung , BW Lapian, tomohon, Judie J Turambi SH,

Henk Ngantung

Antara lain Renvile, Linggarjati. Karyanya yang terkenal seperti  Sketsa Patung Selamat Datang Bundaran HI, Lambang Kostrad, Lambang DKI Jakarta. Penerima penghargaan dari Kostrad. Nara sumber dalam seminar adalah Prof Dr Susanto Zuhdi (Guru Besar Sejarah Ilmu Pengetahuan Budaya UI).

Kemudian Drs Fendy Parengkuan MA, Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia Sulut, Dr Ivan Kaunang MHum, Sejarawan/Dosen Fakultas, Ilmu Budaya Unsrat. Nara sumber lainnya adalah Drs Raymond F Mawikere MHum (Sejarawan/Dosen Fakultas Ilmu Budaya Unsrat).

”Kami mengundang Gubernur Sulut, Walikota Tomohon, DPRD Tomohon, Sejarawan/Budayawan Sulut, Akademisi Unsrat, Unima, UKIT, ITM,Unsrit, Mahasiswa, Organisasi Kepemudaan, Tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh agama serta jajaran Pemkot Tomohon,” tukas Turambi. (ark)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on