Tim Setjen Wantanas Cari Masukan di Sulut soal Strategis Ketahanan Pangan Nasional

Reporter : | 20 Jan, 2015 - 20:15 WITA

Setjen Wantanas

Pertemuan jajaran Pemprov Sulut dibawa pimpinan Wakil Gubernur Djouhari Kansil, dengan Tim Setjen Wantanas.

SULUT, (manado24.com) – Tim Sekretariat Jendral Dewan Ketahanan Pangan Nasional (Setjen Wantanas), mengunjungi Pemprov Sulawesi Utara (Sulut) guna mencari masukan terkait strategis tentang ketahanan pangan nasional, Selasa (20/1/2015).

Tim dibawa pimpinan Marsekal Muda TNI Hady Husyadi, diterima langsung Wakil Gubernur Sulut DR. Djouhari Kansil MPd dan sejumlah pejabat terkait lainnya, di ruang eks WOC kantor Gubernur Sulut.

“Tujuan kunjungan ke daerah ini, untuk membahas isu-isu strategis tentang ketahanan nasional yang ada di Sulawesi Utara. Nantinya akan dirumuskan bersama, serta dilaporkan kepada bapak presiden,” demikian dikatakan Hady Husyadi.

Sementara pada kesempatan itu, Wagub Kansil menjelaskan Sulut memiliki sumber daya alam melimpah, yang mampu memberikan prospek positif terhadap pertumbuhan dan perkembangan sentra-sentra industri, baik di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan, pertambangan dan energy, serta pariwisata.

“Inijuga ditunjang sarana transportasi yang dimiliki Sulut, baik darat, laut, maupun udara,” ujar Kansil.

Lanjutnya, di Sulut juga mempunyai Pelabuhan Laut Internasional Bitung, dengan kedalaman standar Hub-Port yang berfungsi sebagai Gate Away Sulut. Sehingga menjadikan daerah ini sebagai salah satu Pilar Penyanggah perekonomian Nasional.

“Sulut telah menjadi salah satu daerah tujuan MICE karena keberhasilan-keberhasilan tadi,” terang Kansil.

Disisi lain kata dia, Sulut pada dua tahun terakhir telah swasembada beras, tapi masih terus melakukan percetakan lahan-lahan sawah baru. Pemprov Sulut melarang masyarakat dan pengusaha mengalih fungsikan sawah, untuk dijadikan perumahan ataupun bangunan untuk dijadikan tempat usaha.

“Mudah-mudahan lewat kunjungan Setjen Wantanas ini, akan dapat mambatu dan memfasilitasi bantuan alat-alat berat dan mesin pertanian untuk 15 Kabupaten dan Kota di Sulut, sehingga sasaran pemerintah pusat untuk mewujudkan masyarakat yang makin sejahtera akan tercapai,” tandas Kansil. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on