DPRD Mitra Rekomendasikan Penghentian Operasi PT. HWR

Reporter : | 26 Jan, 2015 - 22:55 WITA

RATAHAN, (manado24.com) – Komisi B Dewan PerwakilanRakyat Daerah (DPRD) Minahasa Tenggara (Mitra), akhirnya merekomendasikan penghentian usaha pertambangan PT Hakian William Rumansi (HWR). Hal ini diungkapkan Ketua Komisi B DPRD Mitra Sammy Pongilatan, usai melakukan hearing dengan PT HWR, Komisi B langsung menggelar rapat.

“Setelah meneliti izin-izin, ternyata Izin Analisi Mengenai. Dampak Lingkungan (Amdal) sudah tidak berlaku karena sudah sejak tahun 2008,” ujar Sampong–sapaan akrab Pongilatan Senin (26/01/2015).

Menurut dia, pihak perusahaan tidak mengikuti amanat PP 27 tahun 2012 pasal 53 ayat 1 huruf B tentang lingkungan. Di situ disebutkan setiap 6 bulan, pemegang izin wajib melaporkan kegiatan-kegiatan di lokasi tambang kepada bupati.

Terkait Amdal PT HWR, juga telah dicek di Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulut, ternyata perusahaan tersebut tidak memiliki amdal.

“Kami tidak pernah menghambat investasi. Tapi hendaknya semua dilaksanakan sesuai aturan,” tukas Sampong.

Sementara Ketua DPRD Mitra Drs Tavif Watuseke membenarkan rekomendasi tersebut.

“Sudah ditindaklanjuti dan diteruskan ke bupati,” kata Watuseke. (ten)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on